KAREBADESA. COM — Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) sedang merekrut anggota baru. Hal itu dilakukan untuk memberikan ruang atau wadah keada pemuda terutama pemuda Kabupaten Enrekang dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan agama dibawah bendera Nahdlatul Ulama (NU)
Perekrutan tersebut dikemas dalam bentuk Diklat Terpadu Dasar (DTD) yang akan diselenggarakan di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Papi Desa Buttu Batu Kecamatan Enrekang Batu mulai tanggal 8 – 11 Agustus 2024.
Penempatan lokasi ini yang membedakan antara DTD sebelumnya dengan tahun ini, dimana tahun-tahun sebelumnya selalu diadakan di Pondok Pesantren (Ponpres) Rahmatul Asri Maroangin Kecamatan Maiwa.
Ketua Cabang, GP Ansor Kabupaten Enrekang, Muhlis mengatakan bahwa kegiatan (DTD) memang dilakukan setiap tahun. ” Setiap tahun kita lakukan pengkaderan, ” Kata Muhlis
Dia menjelaskan bahwa pengkaderan GP Ansor dan Banser sebenarnya berbeda, artinya ada pengkaderan Ansor dan Banser masing-masing. Hanya saja selama ini dilakukan penggabungan pengkaderan dalam satu momentum dengan pertimbangan efisiensi terutama efesiensi waktu.
” Sebenarnya Ansor punya pengkaderan sendiri yang disebut PKD, sedangkan Banser juga demikian, pengkaderannya disebut dengan Diklatsar (Pendidikan dan Latihan Dasar). Tapi, kita selalu gabung agar lebih efisien,” Jelas pria yang akrab disapa Mr. Bob itu.
Sementara Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab), Harianto menegaskan bahwa pada perekrutan tersebut, pihaknya tidak menutup diri. Siapapun dengan latar belakang pendidikan, profesi, organisasi bisa bergabung. ” Kita tidak batasi, siapa saja bisa gabung tanpa terkecuali baik wanita maupun pria dengan umur minimal 17 tahun. Pejabat juga bisa gabung, ” Tegasnya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa untuk calon peserta yang akan ikut harus memenuhi persyaratan diantaranya umur minimal 17 tahun, mengisi formulir yang tersedia diseluruh PAC, Kartu Identitas, dan rekomendasi Pengurus Cabang (PC) dan atau Pengurus Anak Cabang (PAC) dengan membawa perlengkapan ibadah, perlengkapan mandi, perlengkapan alat tulis, perlengkapan training seperti baju, celana, sepatu dan sandal, dan obat-obatan jika diperlukan.
Bukan hanya itu, peserta juga akan mendapatkan baju kaos saat kegiatan berlangsung, penginapan dan konsumsi, dan setelah selesai kegiatan maka peserta akan mendapatkan sertipikat, kartu anggota dan jenjang karir.