KAREBADESA.COM — Kementrian Desa dan Pembangunan Desa Tertinggal (Kemendes PDT) menargetkan seluruh Desa go Internasional. Hal tersebut terungkap melalui Tenaga Ahli (TA) Pendamping Desa tingkat Sulawesi Selatan, Rahman pada hari minggu, 15 Desember 20254 di Desa Bambapuang Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang.
” Saya sangat senang dengan adanya lembaga penggiat bahasa disini. Kemeterian memang ingin agar semua Desa go internasional”, Kata Rahman yang juga selalu tim verifikasi (tingkat propinsi) penyedia jasa peningkatan kapasitas teknis Desa
Untuk mencapai hal tersebut maka Desa harus menguasai Bahasa Inggris. Caranya dengan melatih masyarakat dalam bingkai program pendidikan atau program pemberdayaan masyarakat.
Dengan demikian, maka seluruh potensi Desa seperti hasil bumi, budaya, bahasa (lokal), seni dan wisata bisa terjual dilevel international. Untuk mempermudah hal tersebut maka Desa mesti menggandeng lembaga swasta yang berkecimpung dalam bidang tersebut seperti Kampung Inggris Baraka yang berada dibawah naungan Yayasan Edukasi Sulawesi Selatan.
Bukan sampai disitu, pemberdayaan masyarakat secara besar-besaran juga terwujud. Dengan keahlian bahasa Inggris tersebut maka banyak peluang internasional juga terbuka lebar seperti sektor bisnis dan perdagangan, sektor tenaga kerja luar negeri dan sebagainya.